Profile

Join date: Oct 16, 2022

About
0 Like Received
0 Comment Received
0 Best Answer

Obat Asma Bagi Penderitanya

Menggunakan obat sesak napas merupakan salah satu cara untuk mencegah timbulnya serangan asma dan meredakan gejalanya selagi kambuh. Pemakaian obat sesak napas pada penderita asma berbeda-beda, terkait pada kebutuhan dan keadaan penderita.

Ada dua jenis obat sesak napas untuk asma, yaitu obat sesak napas pencegah timbulnya tanda-tanda asma dan obat sesak napas yang sanggup bekerja cepat untuk melegakan pernapasan selagi serangan asma terjadi. Kedua jenis obat ini terdiri berasal dari lebih dari satu jenis dengan bentuk dan kegunaannya masing-masing.

Baca Berita lain nya di beritague.com

Obat Sesak Napas Pencegah Gejala Asma (controller) Obat sesak napas pencegah tanda-tanda asma, atau yang disebut terhitung dengan obat asma jangka panjang, perlu digunakan secara rutin tiap tiap hari.

Pemakaian obat asma ini memiliki tujuan untuk mengurangi frekuensi timbulnya serangan asma serta tingkat keparahan tanda-tanda yang menyertainya. Berikut ini adalah lebih dari satu jenis obat asma jangka panjang:

1. Kortikosteroid Kortikosteroid adalah obat asma jangka panjang yang diakui paling efisien untuk mengontrol tanda-tanda dan mengurangi frekuensi timbulnya serangan asma. Obat asma ini bekerja dengan cara mengurangi peradangan di saluran pernapasan.

Tergantung keadaan penderita asma, obat kortikosteroid sanggup digunakan dalam hitungan minggu atau apalagi sepanjang lebih dari satu bulan sampai asma sanggup terkendali dengan baik.

2. Agonis beta kerja lambat (long-acting beta-agonist) Agonis beta kerja lambat adalah obat bronkodilator yang sanggup mencegah timbulnya tanda-tanda asma dengan cara menjaga saluran pernapas selamanya terbuka, setidaknya sepanjang 12 jam.

Meski sanggup mendukung mencegah terjadinya serangan asma, agonis beta kerja lambat tidak sanggup meredakan peradangan pada saluran pernapasan seperti obat mloungebar kortikosteroid.

Oleh karena itu, obat asma ini umumnya digunakan sebagai pendamping atau pelengkap obat kortikosteroid sehingga sanggup bekerja dengan lebih baik.

3. Pengubah leukotrien (leukotriene modifiers) Obat asma ini sanggup mengurangi frekuensi timbulnya tanda-tanda asma dengan cara mencegah kinerja leukotrien, yaitu slot gacor hari ini senyawa kimia di dalam sistem imun tubuh yang sanggup menimbulkan peradangan dan penyempitan saluran pernapasan.

Pengubah leukotrien sanggup mencegah terjadinya serangan asma dengan baik dan apalagi efeknya sanggup bertahan sepanjang 24 jam. Tak cuma itu, obat ini terhitung ada dalam bentuk pill telan dan kunyah.

Meski demikian, pengubah leukotrien perlu digunakan dengan hati-hati karena berisiko menimbulkan dampak samping pada penderitanya, menjadi berasal dari perasaan gelisah, halusinasi, sampai apalagi timbulnya anggapan untuk bunuh diri.

Obat Sesak Napas untuk Asma Reaksi Cepat (reliever) Obat sesak napas reaksi cepat, atau yang dikenal terhitung dengan obat asma jangka pendek, digunakan untuk melegakan pernapasan selagi asma sedang kambuh. Berikut ini adalah lebih dari satu jenis obat asma reaksi cepat:

1. Agonis beta kerja cepat (short-acting beta-agonist) Seperti agonis beta yang digunakan dalam jangka panjang, agonis beta kerja cepat terhitung terhitung ke dalam golongan obat bronkodilator.

Namun, agonis beta jenis ini sanggup melegakan saluran pernapasan dengan amat cepat, sehingga bermacam keluhan selagi serangan asma terjadi pun sanggup reda dalam selagi yang lebih cepat pula.

2. Ipratropium Ipratropium adalah obat yang kerap diresepkan untuk penderita bronkitis kronis dan emfisema. Namun, obat ini terhitung sanggup digunakan untuk meredakan tanda-tanda serangan asma.

Ipratropium sanggup melemaskan otot-otot di kira-kira saluran pernapasan yang mengencang selagi asma kambuh, sehingga penderita asma pun sanggup ulang bernapas dengan lancar.

3. Kortikosteroid Selain mengurangi frekuensi timbulnya serangan asma, obat kortikosteroid terhitung sanggup digunakan untuk membuat sembuh asma yang sedang kambuh dengan cepat. Perbedaan di antara keduanya terletak pada bentuk obat kortikosteroid dan dosis yang diberikan.

Kortikosteroid yang digunakan untuk meredakan tanda-tanda asma tak cuma ada dalam bentuk obat hirup, melainkan terhitung tablet, kapsul, dan sirop. Dosis yang digunakan terhitung akan lebih tinggi dibandingkan dosis kortikosteroid untuk pemanfaatan jangka panjang.

Meski sanggup mencegah kekambuhan asma dan menangani tanda-tanda yang menyertainya, cara konsumsi obat asma yang pas dan pemanfaatan sesuai dengan pengawasan dokter selamanya dibutuhkan, sehingga safe dan sesuai dengan keadaan asma yang Anda derita.

Selain itu, sehingga asma selamanya terkendali dengan baik, Anda terhitung perlu menjalani pola hidup sehat, seperti konsumsi makanan bergizi, berhenti merokok, menghindari paparan polusi udara, dan mengelola stres.

Namun, kalau keadaan asma memburuk dan obat sesak napas yang digunakan telah tidak sanggup ulang menangani tanda-tanda asma yang muncul, atau asma makin kerap kambuh selagi hamil, Anda perlu segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengecekan dan pengobatan lebih lanjut.

Obat Asma Bagi Penderitanya

More actions